This is not Scam Alias Bukan Jebakan Batman

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Search This Blog

OPINI




Anak-anakku sekalian, islam pernah Berjaya diatas segala-galanya, tidak bisa tergambar  bagaimana sempurnanya, perdamaian, kemakmuran, dan kesejahteraan. Namun begitulah hidup, seperti roda yang tak mau berhenti berputar. Tapi jangan berkecil hati, kelak  akan ada seorang anak manusia yang bakal merubah kondisi kita yang penuh dengan benalu yang membuat suram keadaan.
Demikianlah prolog dari salah seorang pemateri dalam kelas kebudayaan, memang jika kita melihat kondisi sekarang khususnya dalam kacamata islam tentang islam itu sendiri memiliki seratus lebih keluhan yang bermunculan ketika mendengar sejarah islam pada masa itu.
Melihat realitas yang ada sekarang memang nya apa sajakah yang bisa jadi pedoman “yang bisa di ambil dari wawasan keislaman” pendidikan yang terbaik adalah dari Universitas  Harvard, teknologi terbaik yaitu dari USA, kemudian industri dan alat-alat elektronik dari Japan, dan jika kita menilik dari segi peradaban ataukah itu mengenai lingkungan atau dari segi kebersihan justru datang dari negara-negara yang notabene nonislam, mereka menerapkan semuannya, Semudah itukah mereka mengembangkan karya-karyanya yang luar biasa. Kita hanya bisa berbangga hati dengan apa yang kita punya atau kita beli dari mereka, hampir semua kebutuhan individu maupun keluarga dari sepatu sampai topi semuanya yang berkualitas excellent adalah dari negara luar.
Mereka (negara-negara maju) berusaha keras membangun semuanya satu persatu, tidak hanya dengan abrakadabra, semuanya selesai, kita tahu bahwa jepang setelah diterjang sunami yang begitu dahsyat, mereka terpuruk , mereka punya harapan dan prinsip, dan mereka jalankan dari hal yang terkecil, tentunya tidak mudah semudah kalian bernafas.
Tanda Tanya besar bagi negara kita yang notabene beragama islam, semua konsep dasar yang mereka (negara-negara maju ) canangkan demi membangkitkan negara mereka dari keterpurukan semuanya itu terkandung dalam kitab pedoman agama islam. Realitasnya kita kalah jauh dibandingkan mereka. Dari ilustrasi diatas jika kita tilik balik akan ada nuansa “menunggu sang pencerah” untuk bangkit dari keterpurukan, jadi seolah-olah semuanya akan berubah (islam menjadi seperti masa abbasiyah) jika sang pencerah itu datang .itu terekam dalam diri individu masing-masing . mereka menyandarkan harapan seutuhnya pada sang pencerah itu, jadi tidak ada keinginan untuk merubah segala kondisi kita yang sekarang ini dengan tangan kita sendiri. inilah yang menyebabkan masyarakat islam tidak akan mampu bangkit dari tidur yang panjang.
Sudah waktuya kita sebagai mayarakat islam spesialnya para pemuda generasi penerus bangsa untuk mengapus animo menunggu datangnya sang penggugah, kita tekadkan bersama bahwa kita adalah sang penggugah yang sebenarnya, tidak lagi menunggu bola tapi sudah saatnya kita berpartisisipasi aktif dalam pembangunan negara dalam segala bidang. Berkarya tanpa mengenal lelah, jangan hanya mengtahui cara menggunakan laptop tetapi tahu bagaimana cara menciptakan laptop. Selama ini Kita jadikan negara ini negara konsumen yang bisanya menikmati karya orang lain, yang lebih suka mengomentari dari pada menjadi pemeran utama, sekarang ini sudah saatnya bagi kita semua untuk menjadikan negara ini negara produsen, pencipta dan pembaharu . jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran sehingga kegagalan dimasa lalu tidak terulang kembali dan merekonstruksi sesuatu yang baik menjadi lebih baik. Wallahu a’lam.

08.14 by Taufiq Affandi Simon · 0

0 Responses to “OPINI”

Posting Komentar

Silahkan berkomentar untuk entri artikel di blog making duit.